Diposkan pada life

Mengupas Bawang dan Mengulek Cabe

images (4)

Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe. Seperti itulah tagline saya selama di dunia blog. Baik yang di blogspot maupun di WP. Eniwei blog saya yang lama udah nggak ada sih, padahal saya ngeblog dari tahun 2008. Blog berisi curhatan dari mantan ke mantan. Dari jaman kuliah sampai jaman merantau. Hingga akhirnya saya putuskan “pindah rumah” dan meninggalkan cerita lama *Aiissshhh bahasanyaa.

Eniwei saya nggak mau bahas soal blog sih. Yang mau dibahas soal tagline “Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe” terkesan aneh, nggak lazim yak hahaha. Ketika saya perhatikan teman-teman blogger pada punya tagline masing-masing yang judulnya keren. Lha saya punya tagline berbau bumbu masakan. Mana lah bawang dan cabe pula. Jadi ada apa dengan bawang dan cabe sama blog ini?!

Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe. Ibarat kehidupan, kita mau nggak mau menjalaninya setiap hari, menemukan kejutan di tiap-tiap detik yang Tuhan berikan. Kadang bikin nangis, kadang bikin ketawa, kadang butuh konsentrasi biar nggak luka. Ngupas bawang bikin ketawa? iya lah, pernah kan pas lagi ngupas bawang terus dikira nangis, diledekin nangis sama orang lain dan kita ngejawabnya tuh sambil ketawa-tawa, sambil ngapus air mata perih. Iya nangis tapi ketawa-tawa. Mau berhenti tapi inget di hadapan kita tuh masih banyak bawang-bawang yang mesti dikupas. Sama kayak hidup. Mau sepedih apapun, selucu apapun kita tuh nggak bisa berhenti gitu aja, ada step-step yang mesti dijalanin. Suka nggak suka, mau nggak mau. Walau pedih, perih dan nyebelin banget kadang-kadang. Cuma lucunya kita nggak bisa berhenti, karena emang belum habis “bawang yang harus dikupas”.

Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe. Bawang dan cabe itu duet maut. Ketika mereka bersatu menghasilkan kombinasi rasa yang sedap banget, walau sebagian orang benci sama cabe, benci sama aroma bawang. Tapi mereka selalu hadir dikehidupan kita. Nggak pernah nggak ada walau harus bersembunyi. Ngulek cabe tuh kadang nyebelin, udah lah bikin pedes dan kadang licin dan muncrat kesana kemari. Tapi sama dengan bawang, nggak bisa berhenti ninggalin ulekan cabe yang menyebalkan. Lha wong kita emang diharuskan menjalaninya kok.

Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe. Meskipun perih, pedih, nyebelin, bikin pedes, bikin nangis, kadang bikin ketawa-tawa apalagi kalau ngupas bawangnya bersama dengan orang lain. Seperti itulah hidup.Kalau dijalanin bersama dengan perasaan ikhlas, hati yang tenang, semua yang dilakukan bakalan ada hasilnya kok. Bakalan indah kok, makanya jalanin aja, nikmatin aja. Namanya masalah itu bakalan tetep ada, tapi hikmahnya juga pasti ada. Masalah itu kan bentuk ujian. Tiap ujian nanti bakalan keliatan hasil nilainya. Makanya bisa nggak kita lampaui itu semua dengan baik.

Hidup ini seperti mengupas bawang dan mengulek cabe. Karena itu saya buat blog, anggap aja sebuah cerita cuap-cuap kehidupan sendiri. Yang nanti bakalan dibaca satu-dua hingga beberapa tahun kemudian, entah dengan penuh penyesalan atau penuh kemenangan.

Cheers!

Selamat hari jumat, besok wiken. Yeayy!

Iklan

Penulis:

Miss dramaqueen

14 tanggapan untuk “Mengupas Bawang dan Mengulek Cabe

  1. Beli bumbu jadi 5 yibu / bawang & cabe yang sudah siap olah. Hasil rasa sebuah masakan bukan dinilai dari cara mengupasnya, tapi pada saat proses pencampuranya rempa-rempa dan tahap penggorengan hingga penyajian.

    *wow,ngawur…instant itu, gak boleh* hihiii.

    Saya cuma mencontoh koki” dihotel berbintang sekaligus perwakilan kita di bawah bendera legeslatif mbak..
    Peace..:D

  2. Syer, aku jualan bawang goreng, hahaha.. kebetulan ngerjainnya sendiri, maksudnya kupas dan potong, dulu pas baru start kerjaan ini sih, duhh rasanya kayak putus cinta berbulan2, nangis mulu.. sekarang dah kebal.. haha..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s