Nasihat Alm. Ustad Jefry Al Buqhary

Nasihat Alm. Ustad Uje Tentang Pernikahan (silakan diputar).

Saya biasanya kalau bangun tidur abis solat subuh terus cek-cek handphone terus buka sosmed, salah satunya facebook. Gak sengaja ketemu postingan video ceramah almarhum Ustad Uje. Iseng-iseng saya nonton video yang berdurasi 4ย menit dan……………………..duaaaar, lha apa ini basah-basah di pipi?! Ahhh aku nangis. Iya pagi-pagi nangis karena nasihat beliau begitu mengena. Buat orang yang udah menikah bisa jadi biasa aja, tapi bagi saya yang *uhh saya mesti menyebut apa yak?! Bagi saya yang……….emang pengen banget menikah ๐Ÿ˜€ nasihatnya mengena banget. Atau apa karena saya emang agak sensitif ya hatinya?!.

Beliau berkata bahwa sesungguhnya pernikahan itu adalah ibadah, karena itu adalah sebuah ibadah maka harus diiringi dengan niat yang benar. Makanya karena itu ibadah, ada aja setan yang menggoda. Udah tau dong ya godaannya banyak banget, ya dibikin ragu-ragu lah, ya tetiba mantan-mantan terindah pada ngajak balik lah, ya tau-tau banyak ribut lah. Lalu saya teringat kisah klasik yang sudah-sudah.

Lalu beliau meneruskanย “seorang istri harus bisa “menuntut” suami, tapi seorang suami harus bisa “menuntun” istri. Istri bukan menuntut hawa nafsu, tapi menuntut apa yg ada di al quran mengenai hak seorang istri kepada suami. Sedangkan suami akan menuntun pada kebaikan-kebaikan”. Disini saya tiba-tiba keinget saya pernah berkali-kali “salah” bertemu dengan pria. Pernah saya bertengkar hanya karena perkara solat. Ketika saya minta (calon) pasangan saya saat itu untuk rajin solatnya, ketika itu pula dia marah. Padahal yang saya mau bukan sesuatu hal yang ketinggian, saya cuma minta dia rajin solatnya. Dan dengan cara Allah akhirnya saya berpisah, ga cuma sekali tapi dua-tiga kali saya bertemu pria yang susah sekali kalau diingatkan perkara ibadah. Iyakk, saya mah belum jadi istrinya tapi kan salah ga sih diingatkan pelan-pelan. Diingatkan bahwa solat itu ga cuma solat jumat doang, atau solat ied doang.

“Cintailah seseorang yang bisa menambahkan kecintaanmu kepada Allah SWT. Kalau kamu berada di tangan seseorang yang sholeh, sesalah apapun kamu..kamu tidak akan dizholimi. Kalau pun dia marah, dia marah karena Allah. Kalaupun dia benci, dia benci karena Allah.” Pas denger kalimat ini mata udah berasa panas mau meleleh, ahh keinget si mantan-mantan yang kalau marah kayak orang kesetanan sampe saya merasa takut dan tertekan. Berasa duhh, iya udah tau orang kayak begitu masih aja ditahan-tahanin. Masih aja disayang-sayangin. Soleh aja engga, sering maki-maki iya.

Dan puncaknya pas Alm. Uje bilang gini “Untuk Kalian para cewe dan cowo kamu lihatlah pandang orang tuamu,ย kalau memang sudah cukup tua dan kamu melihat syahwat kamu sudah sangat luar biasa dengan pacar kamu, bismillah kamu menikah. BAHAGIAKAN mata orang tua kamu dengan pernikahan. Apa kamu ga pengen disaksikan sama orang tua kamu. Apa kamu ga kepengen orang tua kamu meneteskan air mata melihat kamu bahagia.” Tetiba keingat mama papa saya dirumah, tetiba keinget si mama yang suka nyeplos bilang “Si ini udah lamaran, si itu udah nikah. anaknya temen mama udah pada punya cucu”, tapi ketika saya bercerita tentang kegagalan-kegagalan saya ke mama lalu mama bilang “Makanya syer, mama juga ga mau kamu nanti dikecewain sama suami. Mama mau kamu bahagia, dapat suami kyak papa yang penyabar, ga pernah keluarin kata-kata nyakitin hati ke mama. Kalau kamu baru pacaran aja udah dibikin nangis, gimana kalau nikah nanti.”.ย Akhirnya saya cuma bisa bilang “Sabar ya maaa…”

Saya nangis karena merasa semua yang almarhum Uje katakan banyak benarnya, nasihat mama papa pun juga sama, sedih karena waktu saya sebelum-sebelumnya banyak yang terbuang untuk bertahan dengan orang yang sebenarnya harus saya lepaskan tapi kekeuh saya pertahankan. Keinginan orang tua saya engga ketinggian, mereka ingin saya bahagia, dipasangkan dengan orang yang tidak membuat saya menangis sedih. Habis nonton video itu saya ambil tisu, ngelap airmata terus lanjut mandi. Yaiyalah kan udah pagi kudu berangkat kerja ๐Ÿ˜€

 

 

 

Iklan

11 thoughts on “Nasihat Alm. Ustad Jefry Al Buqhary

  1. Akunya baca tulisan mbak, nyentuh juga. ๐Ÿ˜‰

    Pernah dinasehatin senior, “Nikah itu tidak bisa dipaksakan di waktu yang kita ingin dan dengan orang yang kita inginkan pula.”

    Memang tugas kita cuma usaha ya mbak, biarlah Allah yang menampakaan nanti “waktu” yang cocok dan dengan “orang” yang cocok pula.

    Kadang kita dipertemukan dengan orang yang salah sebagai pertanda kita semakin didekatkan dengan orang yang benar.

    *Ah jadi ceramah akunya mbak. ๐Ÿ™‚

    Semangat mbak (panggilannya apa mbak, Neng atau Syera, aku gak ketemu aboutnya.. salam kenal mbak)

    1. Hehehe makasih assa ๐Ÿ™‚

      Salam kenal dari syera
      Panggil aja syera.

      Setuju bgt sm kata2 km yg blg kita dipertemukan org yg salah berkali2 krn itu pertanda kita semakin didekatkan dg org yg benar ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s