Diposkan pada life, surat terbuka

Surat Terbuka Untuk Calon Suami (Ending)


Bismillahirahmanirrahim.

Assalamu’ailaikum sayaaaang..

Hawayuuuu alias piye kabare?!

Aku loh rindu pisaan karo sampean *tata bahasa acak kadut.

Lamanyaaa surat-surat ini tak berlanjut. Maklum lah rada sibuk-sibuk sikit sambil ngurusin badan yang entah kenapa semakin melar *pasang korset *duduk tegak biar ga buncit.

Ummm..ini udah akhir tahun loh yank..sayangg..gimana dengan kamunya? Kerjaan lancar kan? Ahh apaa kamu naik gaji? Alhamdulillaaah, emang begitu yah rejeki yang mau nikahin saya *bwahahahaha 😝😝😝

Akhir-akhir ini saya mudah kangen dengan kamu, bahkan disetiap doa terselip harapan agar segera bisa Sah sama kamu.

Dan karena ini udah mau akhir tahun 2015 maka surat-surat ini menunggu kamu agar bisa segera kamu baca.

Dan mungkin memang saya mesti sabaaar menantimu 😚

Ga papa lah tanda-tanda istri solehah yang merupakan perhiasan dunia akhirat adalah yang paling banyak sabaaaarnyaahhh…Amiiiin.

Tak terasa satu tahun sudah surat-surat ini tertuliskan untuk kamu. Mungkin kali ini adalah surat terakhirku untuk kamu *kayak lirik lagunya anang sm syahrini “ini cinta terakhiiir yang ingin kurajut hanya dengan kamuuu walau ini susah”, kenapa terakhir seolah berakhir?! Ahh karena aku bosaaaan ehh engga deh. Karena saya rasa cukup satu tahun saja saya menulis surat penuh penantian ini, karena harapan saya di tahun 2016 surat-surat ini akan terbaca oleh pemilik yang sebenarnya. Saya rindu kamu, calon imamku πŸ˜₯. Atas semua doa-doa yang kupanjatkan untuk kamu,semua harapan dan bayangan bahagia kita nantinya, saya harap kamulah orang yang tepat.

Kamu lah pria yang mau mendengarkan dan memberi pendapat atas semua omongan dariku.

Kamu lah pria yang nantinya akan menjadi orang yang paling sering bikin saya tertawa dan tersenyum dan pria yang paling sedikit membuat saya bersedih.

Kamu lah pria yang pertama memelukku dengan keluasan hatimu ketika saya merasa dunia terasa sempit sehingga rasanya pengen nyungsep *ini beneran loh kalo lagi galau rasanya pengen nyungsep aja biar ga keliatan galaunya di depan orang2.

Kamu lah pria yang rela bangun tengah malam ketika saya ngidam karena mengandung anak-anak kita.

Kamu lah pria yang akan mengenggam erat ketika saya berjuang melahirkan ataupun ketika saya sakit nanti.

Saya punya banyak harapan tentang kamu yang memang tidak sempurna. Tapi hal kecil darimu yang membuat saya bahagia,bagiku disitulah saya merasa hidup saya lengkap bersamamu.

Kamu yang kutunggu selama ini.

Kamu yang kucari setelah berulangkali berurai airmata karena cinta yang salah.

Dear sayangku..

Maaf jika kelak saya bukan lah wanita sempurna dibayanganmu.

Maaf jika kelak saya mudah sekali ngambek terhadapmu.

Maaf untuk semua masakan yang belum tentu nantinya kamu suka.

Maaf jika saya nanti susah langsing dan mudah sekali gendut.

Maaf jika saya bawel dan berisik.

Untuk semua hal yang tidak sempurna diantara kita, semoga kita satu sama lain ditakdirkan untuk terus jatuh cinta hingga tua.

Genggam tangan saya,peluk saya jika saya marah ya.

Jangan pernah kita tidur terpisah nantinya.

Semoga yah tahun 2016 kita sudah dibersamakan dalam satu rumah tangga, duhh resolusi sedari dulu adalah jadi istri kamu πŸ˜…

Semoga kamu engga nyesel dapet istri seperti dakuuw *ngaca diri sendiri 😜 *cukup oke dijadiin istri.

Dear my future *aishh lebay kalee sebutannya.

Semoga Allah melindungi kamu dimanapun kamu berada.

Semoga Allah memelihara iman dan imin kamu, menjauhi segala hal yang berpotensi dosa.

Semoga kita tetap setia, tetap mencintai sampai kita menua.

Aylapyuuu 😘😘😘

Sincerely

Calon istrimu

*ciumtangankamu.

Iklan

Penulis:

Bininya Masbeb, suka masak, dramaqueen, hobi nonton horror

2 tanggapan untuk “Surat Terbuka Untuk Calon Suami (Ending)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s