Bahagia itu

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/558/58073721/files/2014/12/img_1898.png

Bahagia itu sederhana..
Seperti nama rumah masakan padang, sesederhana ketika gue……..

1. Supermarket
Ketika gue berada di supermarket. Iya ga salah baca. Supermarket. Nah loh ada apaan disana?! Banyak.
Gue termasuk wanita yang lebih pilih supermarket daripada disuruh window shopping ke toko macam toko baju atau department store.
Gue lebih bingung disuruh pilih baju atau sepatu atau aneka pritilan lainnya ketibang gue disuruh pilih barang apa aja yang mau gue masukin ke keranjang belanja ketika gue berada di supermarket.
Jadi cerita kemarin gue ke salah satu supermarket, merk supermarket ini udah amat sangat jarang berada di mall-mall. Pas gue sama supervisor gue masuk kesana, whoaaaa…banyak dijual barang atau bahan masakan import. Segala blackberry,blueberry,rapsberry,cherry segar dan aneka buah-buahan yang jarang dijual di supermarket biasa,dijual disini. Iya gue tau, di supermarket khusus buah-buahan juga ada kaleee. Tapi masalahnya gue jarang masuk ke supermarket khusus buah-buahan.
Mata gue jelalatan liat aneka bahan masakan atau barang import disini. Ahh kalo aja gue ga inget bahwa gue cuma anak kosan yang engga punya kulkas,mungkin udah gue angkut deh itu belanjaan. Di otak gue muter-muter bisa dijadiin apa aja itu bahan masakan. Apa karena gue hobby masak yah?
Terus dong gue sempet-sempetnya mikir, kalo suatu hari nanti bersuami, suami gue maklumin ga sih kalo bininya demen belanja di supermarket.
Bahwa bininya ini akan jauh lebih berbinar-binar ketika dilepas di supermarket ketimbang dilepas di toko-toko baju/tas/sepatu.
Jujur, kemarin gue happy dan cukup puas liat aneka barang di supermarket. Dan berujung memasukkan lembaran pasta lasagna buat kapan-kapan gue bikin lasagna. Hahaahaha
Bahagia gue salah satunya ketika berada di supermarket.

2. Perhiasan
Walau gue ga termasuk demen beli perhiasan dan gue udah lumayan sering keluar masuk toko perhiasan *yaiyalah kan kerjanya disana. Gue seneng ketika gue mampu mengalihkan sebagian uang yang tadinya buat beli sepatu tapi malah dibeliin perhiasan emas yang beratnya engga seberapa.
Gue mikirnya daripada gue beli barang yang ga punya nilai gadai,mending beli yang bernilai gadai. Toh harganya sama. Kebetulan salah satu brand toko menjual perhiasan emas yang harganya dibawah satu juta,beli aja kecil-kecil sedikit demi sedikit. Walau engga niat untuk investasi sih. Gue cukup puas dan bahagia walau cuma beli emas satu gram. Ya abis masa harga tas sama sepatu bagus nilainya diatas 500rb?! Kok terasa mahal yah bagi anak kosan macem gue?!

3. Mandiri
Bahagia itu ketika gue berhasil merasa mandiri. Engga nyusahin ortu atau orang lain. Mau jungkir balik kek, ya lakukan sendiri lah. Jalan-jalan ke kota lain sendirian dengan ngikut open trip, kenalan sama orang-orang baru. Ahh pokoknya gue lakuin semuanya sesuka hati gue selama tidak merugikan diri gue dan keluarga. Termasuk prinsip apa-apa harus pake uang sendiri. Makanya kalo misal udah keuangan menipis sebisa mungkin diem aja, jangan sampe orang lain tau.
Namanya juga tinggal terpisah dari ortu,kadang engga selamanya gue berjaya,hehehe. Tapi ya itu ortu gue taunya gue hidup sejahtera, karena gue ga mau bikin ortu kepikiran kalo gue misal lagi susah.

Ini sebagian catatan tentang bahagia sederhana versi gue..
Masih ada banyak sih,tapi nanti disambung lah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s