Cinta dan Sahabat

Bulan Oktober ketika saya sedang galau-galaunya (tapi emang hobi kayaknya,hahaha), saya curhat dengan sahabat saya.
Kami berteman sedari duduk di bangku SMA. Sama-sama satu organisasi, pernah dua-tiga kali berantem kecil salah paham, tapi kemudian kami sadar bahwa emang ga selamanya mulus.
Barusan saya cek galeri foto di hape saya, saya menemukan “capture” nasihat sahabat saya ketika saya galau tentang pria *aduhh malu.

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/558/58073721/files/2014/12/img_0374.png

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/558/58073721/files/2014/12/img_0373.png

Sahabat saya inilah yang “menguatkan”, “mengingatkan” bahkan “menampar” logika saya ketika saya merasa “down”. Dia yang mengatakan bahwa engga selayaknya saya menangisi pria-pria yang kemarin itu. Mantan-mantan pacar saya yang membuat saya menangis kelelahan.
Amat sangat bersyukur ketika Allah menghadirkan sahabat untuk saya.
Kalau bukan nasihat dia,mungkin saya tidak sekuat sekarang.
Kalau bukan karena dia, mungkin ya saya masih “bodoh” soal cinta-cintaan.
Dan sekarang gimana dengan hati saya?!
Rapuh? Bahagia? Galau? Bingung?
Entahlah..
Yang pasti akhir tahun 2014 ini hati saya sedang jatuh pada seseorang.
Seorang laki-laki yang membuat nyaris sebagian notes milik saya penuh dengan doa,harapan, galau, rindu karenanya.
Saya masih harus menunggu “jawaban” dari Tuhan, apakah dia benar jodoh saya?!
Waktu saya masih panjang untuk melalui itu dan saya harus bersabar..
Yang pasti,
Saya pernah bermimpi solat jama’ah bersamanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s