Rindu rumah lain

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/558/58073721/files/2014/12/img_1474.jpg

Saya merindukan rumah yang lain,
Bukan rumah milik orang tua saya atau rumah nenek atau rumah om tante saya sendiri.
Saya rindu rumah yang di Bandung.
Rumah yang hanya saya tinggali selama 2 malam.
Rumah yang membuat saya nyaman seperti rumah sendiri.
Disana saya bangun pagi sekali tepat azan Subuh berkumandang. Shalat subuh, Kemudian mandi pagi, bahkan air dingin tidak mampu menghalangi saya untuk malas mandi.
Saya sangat rindu untuk kembali kesana.
Rumah yang jika malam tiba saya dapat memandangi gunung yang berkelipan dengan cahaya lampu rumah penduduk.
Rumah yang ketika pagi,saya melihat gunung lengkap dengan sabuk putihnya.
Saya rindu rumah di Bandung.
Ketika pagi dan kabut tipis menghampiri halaman belakang rumah.
“Wah, ada kabut tuh” perkataanmu membuat pandanganku teralihkan dari panci sayur yang sedang saya masak ke halaman belakang rumah.
Pertama kalinya saya merasa nyaman dan takjub.
Kabut yang sebenarnya sudah saya lihat dan saya pikir itu asap pagi.
Haha pikiran polos saya sebagai orang Jakarta saat itu.
Saya rindu rumah di Bandung.
Ketika saya,kamu,om dan tante tertawa bersama hingga sakit perut dan keluar air mata.
Ketika kita semua menertawakan kebodohan-kebodohan yang terjadi di sekitar kita.
Saya rindu rumah di Bandung
Rindu ketika melihat kamu menunggui saya selesai memasak
Rindu ketika saya sengaja membuat kamu bolak-balik wastafel sekadar mencuci piring atau sayuran yang saya potong-potong.
Saya rindu saat itu.
Saya rindu berada disana.
Tuhan, bisa kah saya kembali kesana lagi? Dengan keluarga yang sama, orang-orang yang sama.

Iklan

6 thoughts on “Rindu rumah lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s