Diposkan pada Uncategorized

Rindu lewat doa

IMG_1276.PNG

Beberapa hari yang lalu, saya sempat menuliskan curhatan saya tentang “jatuh hati dan patah hati” milik saya.
Rasa yang bahkan saya sendiri takut memilikinya.
Rasa yang hanya bisa saya pendam karena ada beberapa alasan yang membuat saya takut mengatakannya.
Rasa yang paling kuat yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya.
Malam itu saya merasa rindu.
Tapi saya tak berani bahkan tak tahu bagaimana caranya mengatakan rindu ini.
Tengah malam saya terbangun dan mulai tahajud.
Saya hanya bisa menyampaikan rindu untuknya melalui Tuhan.
Saya baru sebatas mampu mengatakannya lewat Tuhan.
Tak lama setelah itu saya tidur kembali.
Menjelang jam 4 pagi, lagi-lagi terbangun tapi kali ini saya dibangunkan oleh nada pesan singkat yang masuk ke handphone saya.
Orang yang saya rindukan mengirimkan pesan.
Kali ini tidak seperti biasanya,
“I miss u. Maaf baru ada kabar,bla bla bla”.
Subhanaullah,
Apakah ini cara Allah membantu saya.
Menyampaikan rindu yang saya titipkan lewat doa-doa saya.
Entahlah.
Saya takut,bingung sekaligus senang.
Saya tidak langsung membalas karena jujur, membacanya saja membuat salah tingkah.
Saya baru membalasnya sekian jam kemudian, dan akhirnya pertama kali juga saya mengatakan “I miss u too”.

Iklan

Penulis:

Bininya Masbeb, suka masak, dramaqueen, hobi nonton horror

3 tanggapan untuk “Rindu lewat doa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s