Diposkan pada Uncategorized

Setia

IMG_0364-1.JPG
Pinjem foto om Mario Teguh

Setia.
Berulang kali pacaran alhamdulillah baru satu kali gue diselingkuhin.
Baru satu kali dan rasanya nyesek terus abis itu gue pilih mundur.
Yaiyalah masa gue bertahan?!
Berselingkuh?!
Engga pernah sama sekali.
Gue cenderung tipe fokus dalam berhubungan kecuali gue dalam masa single yang mana dalam penjajakan, gue menerima semua pertemanan yang ada.
Tapi kalo udah ketemu satu yang klik! Biasanya gue fokus ke orang tersebut. Sekalipun belum jadian.
Ini juga gue lakukan selama gue punya pacar (dulu). Sekalipun LDRan,ga pernah gue selingkuh.
Dan gue paling sebel kalo dituduh yang macem-macem. Biasanya ada kan yang engga percayaan gitu.
Makanya gue agak bingung sih ya sama laki-laki atau perempuan yang punya selingkuhan atau mau jadi selingkuhan.
Kok bisa sih jalanin hubungan yang engga fokus kayak begitu?!
Ada teman saya cowo yang terang-terangan bilang bahwa pacarnya ada duaaaaa *kayak iklan mie instan.
Alasannya untuk sebagai pembanding. Nah loh?!
Ketidaksetiaan salah satu pihak dalam suatu hubungan biasanya dipicu oleh rasa bosan dan rasa ketidakpuasan serta rasa tidak bersyukur dengan apa yang dimiliki pasangannya.
Gimana bisa setia kalo selalu membanding-bandingkan dengan orang lain?
Gimana bisa setia kalo dikit-dikit merasa ada yang kurang dari pasangannya.
Gimana coba?!
Atau pengaruh kesempatan yang ada?
Percayalah, “celah” itu terbuat karena seseorang memberikan ruang hatinya untuk orang lain selain pasangannya.
Saya tipe orang yang engga mau toleransi terhadap yang namanya selingkuh. Karena kalo seseorang tidak setia ya artinya dia tidak cinta dengan pasangannya. Tidak puas dengan apa yang dimilikinya.
Kalo orang bilang LDR atau Jarak jadi celah untuk selingkuh, menurut gue sih salah ya.
Banyak koq yang ketemu tiap hari juga bisa selingkuh. Jadi teori jarak atau jarangnya ketemu sebagai pemicu seseorang tidak setia adalah salah besar.
Faktor pemicunya ya seperti yang gue bilang tadi diatas, rasa kurang bersyukur terhadap pasangan atau ketidakpuasan dalam suatu hubungan.
Misalnya nih, punya pasangan muka biasa aja, tapi baik terus sayang banget sama kita dan kita bisa mensyukurinya dengan baik, maka niatan untuk selingkuh peluangnya kecil. Beda jika kita tidak bersyukur, ada aja yang kurang di mata kita dan bikin kita pengen nyobain lirik kanan-kiri.
Apapun itu, jika pasangan kalian udah engga setia mending Ganti!
Seriusan, walaupun janji tobat. Bisa aja kan tomat aliat tobat kumat.
Khilaf?!
Khilaf terjadi karena seseorang memberikan celah untuk hatinya dimasukin oleh hati yang lain *berat bener bahasanya gue,haha.
Emang sih ga menutup kemungkinan saat seseorang sudah mempunyai pasangan, pasti ada aja godaan datang.
Kalo gue pribadi, menghindari godaan tersebut dengan fokus sama hati gue, bahwa ada seseorang yang gue sayang di hidup gue, bahwa godaan lain yang mungkin keliatan lebih “hijau” belum tentu sebaik pasangan kita.
Sekalipun pasangan gue itu jauh dari keseharian gue, gue menghargai pasangan gue. Dan lebih menghargai waktu yang gue luangkan untuk pasangan gue selama ini.
Ahh ya satu hal lagi, jangan drama.
Maksudnya jangan drama kalo misal “pasangan gue kan jauh,sementara dia (godaan tsb) selalu ada untuk gue”.
Drama ga hanya terjadi oleh wanita,ini juga bisa dijadiin drama oleh pria yang tak setia.
Kalo misalnya dari awal udah tau ga kuat jauhan,kenapa dijalanin?!
Jalanin hubungan jarak jauh itu kan udah tau dari awal konsekuensinya. Dan oh yess gue salut sama yang mampu melewatinya dengan baik.
Ga gampang menahan rindu, ga gampang menahan godaan plus kegalauan ingin ketemu. Makanya bagi pelaku hubungan jarak jauh kuncinya adalah kekuatan rasa.
Kalo dirasa engga kuat,mending ga usah jalanin hubungan tersebut.
Kesimpulan yang didapat dari postingan gue,
Setia itu mahal.
Terutama bagi orang yang saling merindukan
Setia itu susah
Terutama bagi orang yang ketemu nyaris tiap hari dan sering merasa bosan.
Setia itu cinta.
Kalau ga setia artinya ga cinta.

Iklan

Penulis:

Miss dramaqueen

2 tanggapan untuk “Setia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s