Jatuh dan Patah

IMG_0743.PNG

Jatuh hati kali ini harus saya akhiri dengan patah hati. Bukan dia yang mematahkan, saya sendiri yang melakukannya.

Bahkan berkata rindu kepadanya pun, saya tak mampu.
Tak sanggup lebih tepatnya.
Bahkan tak berani.
Kali ini jatuh hati dan disertai patah hati.
Saya memilih bertahan untuk tidak mengatakan apa-apa tentang rasa ini kepadanya.

Kali ini saya memilih patah hati.
Karena saya terlalu takut semakin jatuh hati.

Untuk kamu yang saya rindu

Iklan

7 thoughts on “Jatuh dan Patah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s