Tulisan Konyol : Surat Terbuka Untuk Calon Suami Part 2

Ahh, mumpung jam istirahat dan tadi sharing sama temen kantor soal panasnya kemarin siang. jadi kepikiran mau bikin surat seperti ini………

Surat Terbuka Untuk Calon Suami Part 2

Dear Calon Suami,
selamat hari senin. Ahh sudah pertengahan Oktober nih.
Harusnya sih ya masuk masa musim hujan, yah setidaknya mendung-mendung gerimis romantis ala hujan di Bogor yah. Eh tapi jangankan mendung apalagi gerimis mengundang, hujan pun tidak.
Ngomong-ngomong soal cuaca, kemarin aku merasa Jakarta panas banget!!
Kamu ngerasain ga?
Yah aku sih ga tau kamu sedang berada di belahan bumi sebelah mana.
Jika kamu sekarang sedang mencari nafkah atau menimba ilmu di luar Indonesia, nih ya aku kasih tau yah. Jakarta itu sekarang panas banget, kemarin suhu 35 celcius aja berasa 40 celcius. Aku rasa kamu setuju jika kelak kita mesti punya kolam untuk berendam ala Kudanil di Afrika.
Soalnya biar bisa berendam di kala musim panas. aku tau ini agak lebay, tapi percayalah Jakarta tidak seramah dahulu.

Hai Calon suami, dan kepanasan kemarin itu aku lalui dengan menonton DRAKOR. itu DRAMA KOREA.
sebenarnya aku engga suka nonton drama korea, karena pasti isinya ga jauh-jauh dari kisah romantis gitu, sedangkan aku takut kebawa suasanya romantis dan ngarepin kamu seromantis oppa-oppa korea di sana.
Tapi adek ipar kamu maksa aku terus, jadilah aku nonton drakor sampe episode 5 dari total episode 16. Sumpah, aku ga ketagihan sih tapi kok kenapa skenario yang dibuat romantis gitu sih?! banyak adegan peluk-pelukan sama ciuman.
akunya kan pengeeeen 😦
manalah ada pemeran cowonya berdada bidang, hadooohhh rasanya minta dipeluk.
ya tapi aku tau itu hanya ada di drakor.
mungkin kamu ga sekece Adam Levine atau Oppa di DRAKOR tapi aku tau ketika kamu datang ke hati aku, kamu akan terasa Adam Levine dalam wujud lain. Jadi aku rasa, meluk kamu akan terasa meluk oppa berdada bidang atau Adam Levine *dicubit calon suami*

Wahai Mas Calon Suami, di surat sebelumnya aku pernah bilang aku suka masak. iya beneran suka dan bisa πŸ˜€
jika kelak kita menikah, beliin aku kulkas yang gede yah. sama duit yang banyak buat beli isi kulkas dan dapur. aku gak suka dibeliin baju, atau tas. lebih suka dibeliin panci, oven, alat masak. karena aku tau, panci dan kawan-kawannya berharga jauh lebih mahal daripada baju di mall-mall *ketawa licik*
tapi percaya lah mas calon suami, ini akan berguna untuk keutuhan rumah tangga kita. karena dengan aku memasak, keamanan perut kamu akan terjaga dari rasa lapar. tapi aku ga jamin dengan keamanan timbangan badan.

Untuk Mas Calon Suami, kira-kira kapan kamu datang ke rumahku? ketemu Papaku, memintaku?! Bukannya ngebet kawin, tapi rasanya aku merindukan shalat dengan kamu yang jadi Imamku. Rasanya aku merindukan bagaimana aku mencium tanganmu selepas shalat dan kamu mencium keningku setelahnya #tsaaahhh.
aku tahu ini agak lebay, tapi terima lah kelebay-an aku diantara kelebihanku termasuk kelebihan lemak di badan.

Sekian surat cinta untuk calon suami ku yang entah dimana.
Baik-baik kamunya, jangan minum alkohol yah. sayangi Ginjal kamu. Jangan ngerokok juga kalau bisa, karena paling ga enak mencium aroma tembakau dari mulut perokok. Sekian pesan aku untuk kamu.
P.S nanti disurat berikutnya aku kasih kisi-kisi agar diterima mantu sama Mama Papaku.

Cium tangan untuk kamu.

Sincerely,

Calon istri

Iklan

2 thoughts on “Tulisan Konyol : Surat Terbuka Untuk Calon Suami Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s