Kucing Juga Punya Hati

Image

 

Anak-anaknya ibu peri (cemong, dukun, tompel, kuning ‘padahal belang2’)

berikut ini saya kisahkan beberapa induk kucing yang tinggal bersama keluarga kami

#Kisah Ibu Peri

Kucing belang itu datang ke keluarga kami sekitar bulan April 2013. Mama tahunya kucing ini istrinya kucing kampung peliharaan mama yg bernama Mimi. Si Ibu peri ini datang bersama Kumis. Anak semata wayangnya yang mempunyai corak hitam di bawah hidungnya.

Image

Kumis dan Ibu Peri

Mereka awalnya tinggal di pot tanaman depan rumah saya. Kebetulan pagar depan rumah saya ditutupi oleh pot-pot yang tanamannya cukup rimbun. Mereka datang setiap jam-jam makan. Karena kasihan oleh ibu saya diberi makan nasi+ikan cuek. Lama-lama mereka pun tinggal di rumah saya. Bahkan kumis berani masuk ke dalam rumah. Hanya ibu peri yang tetap di luar.

Beberapa bulan kemudian Ibu peri hamil. Mama bersiaga takut kalau nanti ibu peri lahiran di rumah. Jadilah setiap datang ibu peri diusir agar tidak kembali lagi ke rumah. Mama kasih makan pun sekedarnya. 

Ibu peri melahirkan entah dimana. Yang mama tahu perut ibu peri sudah kempes. Eh dua minggu kemudian saya dikejutkan mayat seekor anak kucing di halaman. Haduhhh, pasti kerjaan ibu peri. Mungkin Ibu peri bermaksud agar mayat anaknya dikuburkan oleh kami.

Ibu peri kembali hamil. Kali ini Mama jauh lebih perhatian. Bahkan Mama melarang kami semua ngomelin ibu peri. Kata Mama, kasian lagi hamil. Pasti perasaannya sensitif. Hahaha

Ketika waktunya ibu peri melahirkan, Mama tetap tidak mau ketumpangan. Tapi apa daya, tau-tau ibu peri sudah melahirkan di keset depan pintu. Jadilah terpaksa dibiarkan ibu peri melahirkan dan merawat anak-anaknya sementara waktu. Oleh Mama diberikan tempat yang layak untuk ibu peri dan bayi-bayinya. Tapi tetap saja ibu peri tinggal di teras rumah bersama bayi-bayinya.

Baru dua minggu lahiran, tau-tau ibu peri membawa pergi empat ekor anaknya. Mama panik, katanya kasian padahal masih kecil, nanti kalau mati bagaimana?, kalau nanti digigit nyamuk bagaimana?. Duh mama perhatian sekali.

Walau ibu peri membawa pergi anaknya. Tetap saja kembali ke rumah untuk minta makan. Dan setiap makan, Mama selalu ngomong sama ibu peri “bu, anaknya mana?bawa sini dong. nanti kalau sudah kenyang susuin anaknya yaaa”. Begitu terus sampai sebulan ibu peri membawa pergi anak-anaknya.

Ajaib, satu bulan kemudian satu persatu ibu peri menggondol anaknya ke rumah kami. Dan mereka hidup semua. Hebat yaa! hingga saat ini umur anak-anak ibu peri sekitar 2,5 bulan.

Pernah ibu peri nyolong ikan cuek hanya untuk diberikan kepada keempat anaknya. Ibu peri hanya duduk melihat anaknya makan ikan cuek. benar-benar kucing itu sebenarnya punya hati.

Gak habis pikir dengan manusia yang bahkan rela mengaborsi atau membuang anak2nya.

 

#Michelle dan bayinya

Michelle kami adopsi sekitar umur 5 bulan pada bulan Juni 2013. warnanya red tabby seperti Garfield. Sifatnya sangat pendiam bahkan tidak suka digendong-gendong seperti Arthur.

Pada bulan Agustus perut michelle tampak buncit, namun kami tidak yakin Michelle hamil. Lah wong kami tidak melihat kapan kawinnya dan usia michelle kan masih muda. Kami pun memvaksinnya karena michelle waktu dibeli belum divaksin. Seminggu kemudian salah satu kaki depan Michelle terluka hingga bernanah. Dibawalah ke drh setempat dan dijahit. Setelah dijahit, celli (panggilan Michelle) diberi obat antibiotik. Namun pas bulan september tau-tau michelle melahirkan 😦

tiga ekor namun tidak sempurna alias prematur. Ringkih sekali bayinya dan tidak berbulu.

Image

Bayi michelle yang lahir prematur. Hanya sanggup bertahan selama 10 jam saja

Image

Michelle lagi melihat kondisi bayinya 😦

Selama dari 3 ekor yang lahir, hanya satu yang sanggup bertahan selama 10 jam.

Yang lebih ngenes, saat anaknya dimasukkan ke inkubator buatan kami, michelle tidak henti-hentinya mengeong bolak-balik antara kamar dan ruang tamu mencari anaknya.

saat melihat inkubator pun, celli berusaha mengambil anaknya 😦

tidak lama setelah anaknya mati tetap dibawa-bawa michelle ke tempat lahirannya dan dicium-cium.

Kami semua turut sedih akan hal itu. selama 2 minggu setelah melahirkan, beberapa kali celli menangis.

Namun kesedihan tidak berlangsung lama, satu bulan kemudian michelle kembali hamil dan kali ini kami menjaganya dengan sangat hati-hati. Bahkan saya tidak berani menggendongnya..

Dan pada tanggal 15 desember lahirlah anak michelle sebanyak 5 ekor

Image

Image

 

Iklan

2 thoughts on “Kucing Juga Punya Hati

    1. Iya cinta bgt bahkan suka dilema klo liat kucing terlantar tp ga bs nolong 😦
      Soalnya pernah hancur bgt perasaanku wkt kucingku mati&aq ga smpt bwa ke dokter.waktu nemuin Awo udh kaku dkt mesin cuci langsung nangis meraung2 smp minta tlg tmn buat angkatin mayatnya.trs aq kbur di halaman smbil blg gini “huhuhu..awo mati..huhuhu ”
      Tmnnya matt hebat bgt smp 500 kucing..itu smua udh disteril tp kan?bnr2 butuh niat yg besar utk bikin shelter kucing stray kya gt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s